Pages

Sunday, October 28, 2012

Engkaulah pemberi luka itu

*ketika aku menjadi aku, bukan menjadi kamu ataupun dirinya.


Hmmh... ya. aku memujamu, aku memujamu bahkan selalu memujamu dalam setiap detak jantungku
aku memujamu karena tanpa kau sadari kau telah membangunkanku dari setiap ketidak percayaanku atas lelaki
aku memujamu dalam setiap derap langkahmu yang berlalu begitu saja di depanku
aku memujamu dalam setiap tatapan mata yang tidak pernah kau tujukan kepadaku
dan aku tetap memujamu untuk setiap suara yang kau keluarkan untuk menyapa mereka, bukan untukku.
ya dan aku tetap memujamu atas semua itu, memujamu dalam setiap waktu, memujamu dalam setiap bulan yang tanpa kusadari telah berganti tahun ketiga dalam relungan pujaan hatiku padamu

Friday, October 14, 2011

To : My Love Utchanovsky

Tuesday, August 2, 2011

Ketika semuanya terasa begitu hampa

Ketika pertama kali, aku merasa begitu sangat bahagia.. berdiri dengan begitu banyak lambaian-lambaian yang memanggil kalbuku...berdiri dan terus berdiri...hingga pada akhirnya aku telah terbuai dengan semua lambaian kosong tersebut, aku terbuai tanpa pernah memikirkan kemungkinan-kemungkinan apa saja yang akan terjadi nantinya...

dan sekarang??Ketika semua begitu terang dan cerah, sekelebatan kegegelapan menghampiri dengan cepat dan menghancurkan segalanya, tidak ada yang dapat bertahan dan tidak ada yang dapat dilakukan, begitu juga dengan apa yang terjadi padaku..diam dan pasrah yaaah, hanya dua inilah yang sekaranng dapat dilakukan.

Argumen dan segala ucapan bagaikan debu beterbangan yang tidak memberikan sedikitpun arti dalam kehidupanku...

Monday, July 25, 2011

aku shani... [1]

kemarin aku telah membahas secuil tentang kisah hidupku yang sengaja aku hentikan sejenak... ingin aku merengkuh ruang terbuka hanya untuk sejenak menghela nafas, agar aku mampu menata kembali puing-puing ingatan yang entah terselip dimana.. dan sekarang aku ingin kembali melanjutkan apa yang ada dalam hidupku kepada kalian semua


Ya..aku masih tetap shani, manusia biasa yang memiliki rasa iri, aku tidak pernah meneriakkan diri bahwa “aku sempurna” tidak. Aku tak akan pernah meneriakkan itu, karena aku menyadari bahwa diriku jauh dari sempurna, diukur dari sifatku yang emosional (aku sudah bisa dikategorikan ‘menyebalkan’), aku memiliki kekurangan dalam banyak hal.

Sunday, July 10, 2011

aku shani...


Pernahkah kalian merasa ada didalam dua posisi yang sama-sama tidak menguntungkan untuk kalian, meski bagaimanapun kalian memikirkan kedua posisi tersebut tetap saja kalian akan dihadapkan pada satu kenyataan pahit, mungkin bila kalian belum pernah mengalaminya, disini aku ingin membagi kepada kalian tentang apa yang sedang aku alami, tapi sebelumnya terlebih dahulu aku memperkenalkan namaku, aku shani terlahir 22 tahun yang lalu

Saturday, June 4, 2011

sudah takdir

saya terlahir sebagai seorang perempuan, sering terbersit rasa iri saya terhadap mereka kaum adam yang bisa mengerjakan semua pekerjaan yang "menantang" tidak terbentur terhadap "norma" atau terkadang ucapan-ucapan orang jawa tentang "ora elok". enak kali yah menjadi mereka, bisa pulang malam seenaknya tanpa perlu khawatir inilah itulah..

Friday, May 27, 2011

...

kenapa yang telah lalu tetap mampu membuat luka..


andai aku bisa menutup mata dan pura-pura tidak melihatnya aku akan senang sekali bisa melakukannya... namun bagaimana bisa aku seperti yang aku inginkan bila ketidak sengajaan selalu membawaku kembali kedalam perasaan "tidak terima", dan berujung kedalam fase "luka"

bukan keinginan hati melukai hati diri sendiri namun apa adanyaku? yang mampu aku rasakan adalah memang hati ini tersakiti, aku tidak menghakimi masa lalu dan aku tidak menyalahkan tentangmu.. yang aku persalahkan adalah kenapa aku masih belum mampu merelakan saat-saat itu "pernah" hadir dalam hidupmu dan membiarkanmu "terjatuh dan tersiksa" dengan rasa yang ada dalam dirimu hanya untuk "memujanya"

setiap kali ketidak sengajaan membawaku sedikit bersandar atas curahan hatimu, terbersit tanya dalam hati kecilku, mampukah aku sedikit menggeser dan menggantikan posisinya yang "pernah ada" atau mungkin "selalu ada" didalam benakmu "dulu"... sekali lagi aku tidak menyalahkan tentangmu, mungkin akan ada berjuta-juta hari untuk bagiku selalu menyalahkan diriku sendiri..


"kenapa bukan aku yang lebih dulu hadir didalam harimu sehingga kau tak perlu merasakan apa yang saat itu sempat kau rasakan, andai aku yang pertama kau temukan mungkin saat ini aku tidak perlu terluka melihat kau yang pernah ada dalam fase terluka"







haaah..ngelantur dah, gara2 mbah google nih jadi ancur-ancuran banget mood hari ini.. oke dah cukup sekian, saatnya saya berkemas diri dan beradu dengan selimut tercinta, ada baiknya malam ini "berpura-pura" tertidur atau lebih baik memang segera "tidur". see yu next post guys, love u all